By - admin

Webinar Free MENDAPATKAN & MEMPERPANJANG IZIN EDAR MD BPOM UNTUK INDUSTRI PANGAN OLAHAN

Memiliki produk pangan dan minuman, namun belum didaftarkan dan mendapat Izin Edar MD dari BPOM?
Atau, sudah memiliki Izin Edar MD BPOM, tapi tidak tahu masa berlaku izin dan cara memperpanjangnya ?

Seperti yang kita ketahui, Izin Edar MD BPOM adalah suatu bentuk persetujuan hasil penilaian Pangan Olahan (produk makanan dan minuman) yang diterbitkan oleh Kepala Badan dalam rangka mengendalikan peredaran Pangan Olahan (makanan dan minuman) di pasaran.

Hal ini juga ditegaskan dalam Peraturan Kepala BPOM RI No.12 Tahun 2016 tentang Pendaftaran Pangan Olahan Pasal 2 Ayat 1: “Setiap Pangan Olahan baik yang di produksi di dalam negeri atau yang diimpor untuk diperdagangkan dalam kemasan eceran wajib memiliki Izin Edar

dikemas.com
linisehat.com

Lalu, masalah umum yang selanjutnya muncul dalam pengurusan Izin Edar oleh Pelaku Bisnis Pangan Olahan adalah:

  1. Apakah produk suatu perusahaan perlu izin edar MD BPOM?
  2. Persyaratan apa saja yang diperlukan dalam mengurus izin edar MD BPOM ?
  3. Berapa lama dan biaya yang diperlukan dalam mengurus Izin Edar MD BPOM ?
  4. Berapa lama masa berlaku Izin Edar dan Bagaimana cara memperpanjangnya ?

Dari masalah – masalah diatas, mana yang terjadi di perusahaan Anda?

Mengapa harus mengikuti webinar ini?

Pada kesempatan ini, kami akan mengajak Anda untuk mengenal dan memaham iIzin Edar BPOM, antara lain

  1. Memahami kriteria pangan olahan yang wajib memiliki Izin Edar MD
  2. Memahami tata cara mendapatkan Izin Edar BPOM serta cara memperpanjangnya
  3. Mengetahui keuntungan memiliki Izin Edar BPOM dalam produk Anda, baik dari sisi Keamanan Pangan, Mutu maupun Komersil

Segera daftarkan diri Anda dalam Webinar Gratis yang diselenggarakan GS Consult. Info lebih lanjut bisa dilihat dalam Website dan Contact Person di bawah ini.

Website                 : https://bit.ly/2zGGZxy

Contact Person     : Desi 083897856156

Leave a Reply

Your email address will not be published.
*
*