By - admin

Seminar “News up date Food Labelling in Indonesia”

Apa pentingnya food labeling ?

Kasus penarikan produk dari pasar karena labelling dan un declared allergen dari tahun ke tahun meningkat terus menerus di Australia hal ini dapat di lihat dari data yang di kumpulkan FSANZ ( Food Standards Autralia New Zealand)  dari tahun 2009 sampai tahun 2018. Bahkan un decleared allergen menempati kasus tertinggi selama 10 tahun terakhir.

Sumber : www.foodstandards.gov.au
Sumber : www.foodstandards.gov.au

Contoh  kasus penarikan product terbaru tertanggal 29 maret 2019 di australia karena karena kasus in correct packaging  ( food labeling )   di mana bahaya keamanan pangan bagi konsumen  mencakup allergy dan in tolerance.

Sumber : www.foodstandards.gov.au

Oleh karena itu apa resiko  kalau terjadi product recall, atau bahkah kasus foodborn? Pastinya kerugian besar baik dari aspek ekonomi, brand, sanksi dari regulatory dah bahkan bisa sampai penutupan perusahaan.

Bagaimana di Indonesia?

BPOM menerbitkan peraturan terbaru di tahun 2018 yakni peraturan no 31 tahun 2019 tentang Label Pangan Olahan  yang tentunya harus di ikuti oleh semua industri pengolahan pangan baik besar maupun kecil. Pelabelan Pangan Olahan tentu berperan penting yang tidak hanya untuk melindungi konsumen namun juga sangat penting bagi industri pengolahan makanan dalam menjaga mutu, pemenuhan persyaratan pelangan dan regulasi, menjamin keamanan produk pangan olahan, pemenuhan persyaratn standar international seperti ISO 22000, FSSC 22000, BRC serta memberikan value dalam marketing.

GS Consult menyelenggarakan seminar “ News up date Food Labelling in Indonesia”  bertujuan membantu Industri pengolahan Pangan untuk:

  1. Lebih memahami perubahan peraturan pelabelan pangan olahan yang terbaru untuk dapat di aplikasikan dalam bisnis sehingga memenuhi peraturan terebut
  2. Mengetahui prosedur pengurusan ijin Edar Pangan olahan baik yang bersifat perpanjangan ataupun pengurusan ijin edar baru untuk industri pengolahan yang sudah berjalan lama ataupun yang baru akan berproduksi.
  3. Mengetahui parameter pengujian apa saja yang harus di lakukan untuk pelabelan pangan olahan maupun pengurusan ijin edar,  dimana pengujian selayaknya di lakukan dan data apa saja yang musti disediakan.
  4. Memahami peran penting pelabelan pangan olahan  dalam kaitan menjamin keamanan produk pangan   dan risk management perusahaan
  5. Menjamin pemenuhan pelabelan pangan olahan  dalam implementasi  dan audit sistem manajemen keamanan pangan ISO 22000:2018 dan FSSC 22000
  6. Membantu menyusun strategi branding produk pangan olahan dengan memperhatikan pelabelan pangan olahan yang memenui regulasi BPOM yang terbaru.

Siapa yang perlu hadir dalam seminar ini?

Seminar ini sangat penting bagi pelaku industri pengolahan pangan (makanan dan minuman) dan juga Industri Packaging baik besar maupun kecil, baik yang sudah berjalan lama ataupun yang baru akan berproduksi.  Mengingat pentingnya seminar ini , maka yang hadir dan mengikuti seminar ini adalah:

  • Owner
  • Director
  • Regulatory & Technical  Manager
  • QA & R and D, Production, Marketing  Manager
  • QA & R and D, production  Supervisor
  • QA  & R and D, QC, Production,  Staff
  • QA, QC Manager Industrial Packaging   dan lain lain

Leave a Reply

Your email address will not be published.
*
*